Etika Dalam Berkendara

Disini kita bisa share mengenai suatu kejadian saat berkendara dan tindakan seperti apa yang biasa kita lakukan atau apa yang seharusnya kita lakukan. Apakah tindakan kita itu sudah benar atau juga bisa merugikan orang lain atau bisa dibilang egois, dsb. Mari kita bahas disini.

Beberapa contoh sederhana adalah kejadian sebagai berikut:
1. Ketika 2 lajur jalan menjadi 1 lajur jalan. Pemandangan yang sudah biasa kita lihat adalah perebutan lajur antar kendaraan, keadaan tidak mau mengalah.
Solusi menurut versi saya adalah: GANTIAN, dalam arti setelah dari sisi kanan, lalu sisi kiri, dan seterusnya. Adil dan lancar

2. Ketika lampu lalu lintas menunjukkan warna hijau, tetapi kendaraan di depan kita masih diam tak bergerak karena volume kendaraan yang terlalu banyak. Pemandangan yang biasa terjadi, ketika hijau, meskipun kendaraan depan tak bergerak, semua pasti tetap bergerak jalan (karena merasa sudah hak-nya untuk jalan ketika melihat warna hijau), sehingga posisi tepat di persimpangan jalan. Akhirnya posisi tersebut menutupi arah lain, sehingga ketika arah lain itu menunjukkan hijau, mereka juga maju (tidak mau kalah), terutama motor-motor & angkot-angkot, saling terobos, merasa diri-nya paling berhak, beberapa lama kemudian STUCK/DEAD LOCK. Semua pengendara akhirnya menunggu berjam-jam untuk memecahkan dead lock tersebut.
Solusi menurut saya dan sering saya lakukan, ketika lampu hijau tanda jalan, tapi kendaraan di depan tidak bergerak, saya tetap tidak bergerak (ini memang biasa dilakukan oleh para petugas, jika ada, untuk mencegah dead lock).
Solusi lain, mungkin harus ada lampu lalu lintas canggih, yang selain memakai automatic counter, juga memakai sensor, untuk melihat, apakah, suatu lajur layak untuk jalan (untuk mencegah dead lock).

3. Ketika jalan terdapat genangan air. Pemandangan yang sudah biasa kita lihat adalah ada beberapa kendaraan tetap memacu kendaraan-nya dengan cepat dan mengabaikan genangan tersebut. Alhasil, banyak orang lain yang terkena cipratan tersebut seperti pejalan kaki, pemakai sepeda, pengendara motor, dan lain-nya.

4. Dan lain-lain seperti penggunaan lampu dim & klakson.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: