Mengembangkan Menu Berbahan Rumput Laut

Kreativitas dalam menciptakan menu makanan terus berkembang. Diantaranya adalah dengan memanfaatkan produk hasil laut non-ikan. Apalagi Indonesia merupakan negara kelautan yang tentunya potensi lautnya sangat besar. Salah satu makanan yang cukup digemari adalah menu yang dibuat dengan bahan rumput laut.

Rumput laut merupakan salah satu jenis ganggang yang hidupnya di kedalaman laut yang masih terjangkau sinar matahari. Jenis yang umumnya dikonsumsi adalah ganggang hijau (chlorophyceae), ganggang merah (rodophyceae), ganggang biru (cyanophyceae), dan ganggang coklat (phaeophyceae).  Di Barat, tanaman ini dikenal dengan nama seaweed.

Manfaat Rumput Laut

Tanaman ini memiliki banyak kandungan gizi. Selain mengandung vitamin A, B, C, D, E, K, tanaman ini juga juga kaya nutrisi esensial, seperti asam amino, enzim, asam nukleat, dan mineral. Hasil laut ini juga mengandung klorofil dan serat tinggi yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Tumbuhan yang tidak memiliki akar, batang dan daun ini sangat berguna untuk menjaga kesehatan. Diantaranya untuk meningkatkan fungsi kerja jantung, system pencernaan, melancarkan peredaran darah, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Sedangkan untuk pengobatan, tumbuhan ini juga banyak dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti demam, asma, bronkhitis, dan antioksidan. Tumbuhan jenis gamat ini juga berguna dalam menyembuhkan penyakit rematik, maupun pengeroposan dan pengapuran tulang. Bahkan kabarnya, mengkonsumsi tanaman ini secara rutin dapat meningkatkan gairah seksual dan mencegah penuaan dini.

Masyarakat di Jepang dan Cina telah lama memanfaatkan tanaman ini untuk berbagai jenis pengobatan, khususnya penyakit kanker. Mereka menjadikan rumput laut sebagai menu makanan harian. Buktinya, kasus kanker payudara yang terjadi di negara itu jumlahnya sangat sedikit dibandingkan yang dialami wanita di negara barat.

Kenyal dan Renyah

Rasanya yang kenyal dan renyah menjadikan rumput laut sangat fleksibel dibuat berbagai macam menu makanan. Diantaranya sebagai campuran dalam pembuatan es buah atau es campur, dibuat es krim, minuman penyegar, minuman cincau, desert, maupun menu santapan lainnya.

Masyarakat di pesisir laut, umumnya juga telah mengembangkan tumbuhan laut ini untuk dijadikan berbagai jenis menu harian. Diantaranya dijadikan sebagai sayuran teman makan nasi, ataupun sebagai makanan cemilan.

Di Jepang maupun Cina, rumput laut dimanfaatkan dalam berbagai bentuk. Baik dijadikan bubuk untuk pembuatan lapisan udang atau sushi, dijadikan kuah atau sebagai penyedap masakan, serta dijadikan agar-agar dan digunakan sebagai campuran dalam berbagai olahan minuman.

Indonesia sebagai negara kelautan yang cukup luas dan kaya dengan hasil lautnya, sudah saatnya mengembangkan tumbuhan ini sebagai menu harian yang menyehatkan. Sehingga laut pun tidak hanya diambil ikannya saja, namun juga bisa dikembangkan dengan budidaya rumput laut sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: